DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Sabtu, 05 Mei 2012

Kiat-kiat Menulis: Menulis Opini di Media Massa

Menulis Opini di Media Massa

Oleh  Heri Purwata (Wartawan Republika)

Dalam Kamus Ilmiah Populer karangan Pius A Partanto dan M Dahlan Al Barry, jurnalistik didefinisikan ilmu kewartawanan. Sedangkan dalam Peraturan Dasar, Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) Kode Etik Jurnalistik PWI pada Pasal 7 ayat 4, Kewartawanan didefinisikan kegiatan yang sah berhubungan dengan pengumpulan fakta, pengolahan fakta, serta penyiaran fakta dan pendapat dalam bentuk berita, ulasan, gambar, dan karya jurnalistik lain bagi media massa.

Jadi unsur kewartawanan meliputi tiga hal yaitu pengumpulan fakta, pengolahan fakta dan penyiaran fakta. Pengumpulan fakta meliputi menemukan peristiwa, menemukan jalan ceritanya, wawancara nara sumber, literatur, dan cek, ricek jalan cerita.

            Pengolahan fakta meliputi memastikan sudut pandang berita, menentukan lead berita dan menuliskan berita. Sedang penyajiannya, meliputi berita, ulasan, foto-foto dan karya jurnalistik lain.

Dalam penyajiannya, berita-berita yang disajikan harus bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 40/1999 tentang Pers. Dalam pasal 3 ayat 1 disebutkan  Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Dalam Workshop Menulis untuk Guru, tentu difokuskan pada penulisan opini atau artikel di media massa.  Ada empat jenis artikel yaitu artikel praktis, artikel ringan, artikel halaman opini, dan artikel analisis ahli.

Artikel praktis adalah tulisan yang mengungkapkan tentang petunjuk praktis atau cara melakukan sesuatu. Artikel ringan merupakan artikel yang mengupas hal-hal yang ringan-ringan dan tidak menguras pikiran untuk menulisnya. Bahkan pembaca pun tidak perlu persiapan khusus untuk menikmatinya.

Artikel halaman opini adalah artikel yang ditemukan di halaman khusus opini. Artikel ini mengupas suatu masalah secara serius, dan tuntas dengan merujuk pada pendekatan analisis akademis.

Artikel analisis ahli merupakan artikel yang mengupas secara mendalam tentang persoalan yang sedang menjadi bahan pembicaraan atau berita di masyarakat. Topik yang dibahas meliputi ekonomi, politik, pendidikan, sosial, agama, budaya, industri dan ilmu pengetahuan.

            Anatomi tulisan opini  meliputi, judul,  pendahuluan, isi atau bahasan dan kesimpulan. Pembuatan Judul: ringkas, tidak lebih dari enam kata; memikat: pilih kata provokatif; bisa diawali dengan kata tanya.

Pendahuluan berisi dua atau tiga alinea yang menggambarkan tentang masalah yang akan dibahas secara keseluruhan dalam tulisan.  

Isi meliputi pembahasan secara mendetail tentang masalah yang menjadi sorotan tulisan tersebut. Panjangnya kurang lebih 8-10 alinea. Tulisannya: fokus pada tema; tidak terlalu banyak mengutip pendapat orang lain; diberi landasan teori secara jelas dan ringkas; harus ada opini penulis; lengkapi dengan data yang mengejutkan; bikin sub judul.

Sedangkan kesimpulan merupakan review dari pembahasan pada isi dan diakhiri dengan usulan atau ide penulis yang bisa memberi masukan bagi pengambil kebijakan. Kesimpulan berisi satu atau dua alenia saja. Sehingga secara keseluruhan tulisan opini antara 4.000 -6.000 karakter.

Tips penulisannya: dalam satu alenia ada 2-3 kalimat; dalam satu kalimat ada 4-30 kata; penulis paham pada setiap kata yang ditulis; hindari penggunaan bahasa asing; gunakan istilah asing yang mudah diingat; langsung pada pokok permasalahan.

1 komentar: