DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Sabtu, 19 Mei 2012

Cara Mudah Tulisan Dimuat di KR

Cara Mudah Tulisan Dimuat di KR


Menulis dan dimuat di koran? Bukan hal yang susah. Hanya dengan modal tulisan, pikiran kita akan dibaca banyak orang. Belum lagi honor yang akan diperoleh, yang lumayan dan cukup untuk mentraktir bakso keluarga dan teman-teman.

Juga untuk kepentingan karir, yang beberapa hal mensyaratkan dimuatnya tulisan di koran atau majalah yang kredibel. Jadi, tidak ada pilihan lain kecuali memulai menulis dan mengirimkannya ke media.

Berikut beberapa cara mudah agar tulisan kita dimuat di harian Kedaulatan Rakyat rubrik ”Pendapat Guru” atau ”KR Peduli Pendidikan”:
  1. Tulislah artikel dalam sebuah file.
  2. Pastikan artikel sudah teredit dengan baik, tidak ada salah ketik.
  3. Tuliskan nama, alamat, pekerjaan, nomer telepon
  4. Kirim via email ke : naskahkr@gmail.com
  5. Berilah pengantar email agar pihak redaksi tahu, misal:
”Berikut kami kirimkan artikel untuk rubrik pendapat guru, semoga layak muat dan bisa bermanfaat untuk orang banyak. Terima kasih, kami tunggu khabar dari KR. Salam hangat dari kami. Adib”  
  1. Pihak KR akan memberi balasan sebagai tanda artikel sudah diterima, misalnya:
”Terima kasih Pak Adib atas artikelnya...”
  1. Selanjutnya tinggal menunggu waktu penayangan, tergantung berbagai hal. Pengalaman saya yang pertama selisih waktu pengiriman naskah dan pemuatannya di KR adalah satu pekan. Saya mengirimnya tanggal 7 Mei dan dimuat pada tanggal 14 Mei 2012.
  2. Apabila sampai satu bulan belum dimuat, kemungkinan artikel kita belum layak muat. Dengan demikian kita harus mencoba menulis lagi dengan judul yang lain atau memperbaiki artikel yang sudah ada. 
  3. Kirim lagi seperti di atas, jangan pernah bosan.
  4. Sebelum dimuat, saya juga pernah mengirim naskah namun sudah sebulanan tidak dimuat. Maka saya mengirim naskah yang lain.
  5. Man jadda wajada, siapa bersungguh-sungguh, pasti berhasil.

By: Adib Nur Aziz...

15 komentar:

  1. Kang Adib, apa ada standard minimum/maksimum jumlah kata?
    tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. sedulur turi28 Mei 2012 10.45

      Ada. Kita kira-kira saja sesuai ruang rubrik yang tersedia. Misalnya untuk ruang rubrik Pendapat Guru di KR, berkisar antara 2.500 - 3.000 karakter atau 450 - 500 kata. Ayoo berlomba menulis. Semoga sukses!

      Hapus
  2. jadi pengen ikut nulis ni pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sedulur turi28 Mei 2012 07.37

      Ayo bu. Semangat. Yang penting mulai menulis saja terus dicoba dikirim. Siapa tahu rezeki kita. Saya juga pengin membuat klub guru menulis agar semakin ramai!

      Hapus
  3. ade nurmayanti7 Desember 2012 13.43

    kalau di muat atau tidaknya apa ada konfirmasi terlebih dahulu ?

    BalasHapus
  4. ade nurmayanti7 Desember 2012 13.44

    mav balasny lewat email saya saja
    nurmayantiade@ymail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru balas. Saya kira tergantung redaksinya, sibuk atau tidak. Apabila pas tidak sibuk, redaksi akan memberikan tanggapan apabila tulisan kita belum layak muat. Saya juga pernah dibalas oleh redaksi KR apabila belum layak muat, dan diberi masukan-masukan agar lebih baik tulisannya.

      Hapus
    2. Pak Adib kalo dimuat ada pemberitahuan apa tidak? Saya dari blora biar tahu kalo tulisan dimuat bisa diakses?

      Hapus
  5. kalo nulis sungguh sungguh terjadi alamatnya sama?

    BalasHapus
  6. Trimakasih informasinya

    BalasHapus
  7. Pak, bagaimana caranya ngirim SST lewat email.?

    BalasHapus
  8. Kalau dimuat, apakah ada pemberitahuan?

    BalasHapus
  9. Kalau dimuat, apakah ada pemberitahuan?

    BalasHapus
  10. Apakah boleh yg ngirim naskah gk mahasiswa?? Masyarakat biasa misalnya

    BalasHapus