DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Sabtu, 28 April 2012

Cerita Inspirasi : Membangun Masjid dengan Mudah

Jurugan adalah nama sebuah kampung di daerah Kabupaten Sleman, sekitar 15 km arah barat daya dari Gunung Merapi. Suatu saat, warga masyarakatnya yang mayoritas beragama Islam, ingin mendirikan sebuah masjid.

Kebetulan, ada salah satu warganya yang akan berangkat haji. Namanya adalah Muhammad Mansyur, yang saat itu menjabat camat di Kecamatan Sleman. Sebelum berangkat haji, para warga mengunjungi Pak Mansyur dan titip do’a agar dimudahkan untuk mendapatkan tanah untuk membangun masjid yang murah harganya.

Tidak lupa Pak Mansyur meminta warga Jurugan untuk ikut bermujahadah dan berdo’a selama beliau berada di tanah suci.

Amanah itu akhirnya dilaksanakan oleh Pak Mansyur di tanah suci. Tibalah hari-hari terakhir menjelang pulang ke tanah air. Tepat satu hari sebelum bertolak ke Indonesia, Pak Mansyur ditemui oleh seseorang yang punya kerabat di Sleman.

“Apakah bapak yang bernama Muhammad Mansyur? Yang menjadi camat di Sleman?”. Setelah dijawab iya, orang tersebut melanjutkan: “ Saya dititipi oleh saudara saya, yang akan mewakafkan tanahnya di sebuah daerah di Sleman untuk dibangun masjid”.

Pak Mansyur pun tahu bahwa daerah yang disebutkan oleh orang itu adalah tepat di pinggir dusun Jurugan. Beliau kemudian menjawabnya dengan mengucap Alhamdulillah. Kemudian beliau menyampaikan besok urusan selanjutnya dibahas setelah kembali di Indonesia.

Setengah bulan setelah kepulangan hajinya, Pak Mansyur mempertemukan antara warga Jurugan dengan orang yang akan mewakafkan tanahnya. Pak Mansyur berkata: Warga Jurugan, Alhamdulillah do’a Anda terkabul. Kita bisa mendapatkan tanah yang murah untuk membangun masjid, bahkan gratis. Ini ada orang yang akan mewakafkan tanahnya di pinggir dusun Jurugan.”

Warga yang hadir pun hanya terbengong-bengong. Sebuah hal yang tidak mereka duga. Ternyata do’a mereka dikabulkan oleh Allah dengan cara yang sangat indah.

Demikianlah sebuah cerita inspirasi yang pernah disampaikan langsung oleh Pak Mansyur, yang saat ini masih aktif sebagai imam masjid agung Kabupaten Sleman. Semoga bisa kita ambil hikmahnya.

2 komentar:

  1. tetangganya Jurugan10 Mei 2012 14.18

    Menjadi tugas para remaja Jurugan untuk menghidupkan masjid itu dengan berbagai aktifitas tarbiyah, dakwah dan ibadah. Sukses selalu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sedulur turi10 Mei 2012 14.21

      Betul itu. Sekarang sudah lebih ramai karena ditambah gedung TPA dua lantai lho di depan masjid!

      Hapus