DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Rabu, 07 Maret 2012

Musyawarah Wilayah II JSIT DIY 2010


MUNCUL TIGA KANDIDAT KETUA UMUM
JSIT DIY GELAR MUSYWIL II TAHUN 2010

Kulonprogo, 7 Januari 2010
            Pengurus Wilayah Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT Indonesia) Propinsi DIY akan mengadakan Musyawarah Wilayah II pada hari Sabtu, tanggal 9 Januari 2010 di SDIT Mutiara Insani, Brosot, Galur, Kulonprogo. Musywil II JSIT DIY akan diikuti oleh utusan sekolah – sekolah Islam Terpadu angggota JSIT dari jenjang TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT yang berjumlah 50 sekolah. Selain itu, menurut rencana, upacara pembukaan musywil akan dihadiri oleh Ketua Umum Pusat JSIT Indonesia, Drs. Sukro Muhab,M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulonprogo.
Kegiatan ini diadakan dalam rangka evaluasi dan regenarasi Pengurus Wilayah JSIT DIY yang diadakan rutin tiga tahunan. Ketua Umum JSIT Wilayah DIY, Jamaluddin,S.Ag menyampaikan bahwa ada tiga agenda pokok dalam musywil kali ini, yaitu Laporan Pertanggungjawaban pengurus periode 2007 - 2010, Penyusunan Garis – garis Besar Haluan Kerja JSIT DIY serta pemilihan pengurus baru periode 2010 - 2013. Selain itu, diharapkan dengan adanya musywil ini, akan mendorong perkembangan dan peningkatan kualitas sekolah – sekolah Islam Terpadu di DIY dalam rangka turut berperan serta memajukan bangsa melalui bidang pendidikan, tambahnya.
  Salah satu agenda penting dalam acara ini adalah pemilihan pengurus baru. Adib Nur Aziz,S.Si, salah satu anggota panitia pengarah musywil mengatakan bahwa pengurus baru akan dipilih melalui tim formatur yang berjumlah tujuh orang. Hingga saat ini ada tiga nama calon ketua umum yang menguat di kalangan angggota JSIT DIY untuk menggantikan ketua lama yang sudah habis periodenya. Ketiga nama itu adalah Triadmoko,S.Pd, kepala SDIT Ar Raihan Bantul, Sumedi, S.Pd,MA, kepala SDIT Tunas Mulia Wonosari dan Wahyuni,S.Pt, Kepala SDIT Ibnu Mas’ud Wates,Kulonprogo. Namun, Adib menambahkan bahwa tradisi di JSIT DIY tidak membiasakan seseorang untuk mengajukan diri sebagai  calon ketua, sehingga semuanya dikembalikan kepada para peserta musywil yang memiliki hak suara untuk memilih figur yang mampu dan mau mendorong kemajuan JSIT DIY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar