DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Sabtu, 14 Januari 2012

Memahami Prinsip Alam Dalam Kisah Howard

Si Howard kecil, anak orang miskin. Howard kecil tetap bersemangat untuk belajar. Ia terpaksa harus berjualan kesana-kemari utnuk mendapatkan uang guna membayar sekolah. Suatu hari, jualanya belum laku-laku. Sementara itu, perutnya melilit tanda lapar. Di sakunya belum ada uang sama sekali. Ia pun terpaksa mengetuk pintu sebuah rumah untuk sekedar mengisi perutnya. Pintu diketuk, dan seorang gadil mungil muncul dari balik pintu. “Bolehkah aku meminta sedikit air untuk mengisi perutku?”, tanya Howard. Sang gadis berpikiran, “Mungkin ia sangat lapar, jika hanya air putih, mungkin tidak mengenyangkan.” Sesaat kemudian, sang gadis pun telah kembali dengan segelas air susu. Karena haus, Howard segera meneguk minuman tersebut. Setelah mengucapkan terima kasih, Howard pun berpamitan.

Hari berganti hari dan tahun berganti tahun.

Seorang gadis dewasa tergeletak di sebuah rumah sakit besar. Penyakit yang diderita gadis itu snagatparah. Alhamdulillah, dengan perawatan yang intensif, dan memerlukan waktu sekian hari, penyakitnya bisa disembuhkan. Badannya pun kembali membaik. Di suatu pagi, seorang perawat menyampaikan sebuah amplop. Sang gadis tercengang, “Pasti amplop ini berisi tahigan biaya perawatan selama aku di sini. Pasti sangat besar. Darimana saya bisa mendapatkan uang itu…”, batinnya. Dengan berani, sang gadis membuka dan membaca isi amplop itu. Di dalamnya terdapat tulisan :

“Seluruh biaya perawatan anda telah dibayat lunas dengan segelas air susu”. Tertanda, Dr. Howard.

Si kecil Howard telah tumbuh menjadi orang dewasa. Dr. Howard adalah satu di antara tiga dokter yang dipercaya ahli menanggani penyakit yang diderita oleh gadis itu.

Secuil kisah di atas menjelaskan kita akan prinsip alam. Bahwa segelas air susu menghasilkan tabungan energi positif yang tersimpan sekian tahun. Kemudian, tabungan positif itu dikembalikan pada sang gadis pada saat yangtepat. Bahwa sebuah kebaikan yang belum berbalas akan menjadi tabungan positif. Dan ia pasti akan bisa diambil dalam kesempatan yang lain.

Taruhlah contoh:
Anda berbuat sebuah kebaikan senilai : 100
Kemudian anda hanya mendapatkan imbalan senilai : 30
Maka anda mempunyai tabungan energi positif sebesar : 70

Tabungan energi positif itu akan tetap menjadi milik anda, dan pasti akan kembali pada anda. Tidak harus berwujud harta, tabungan itu dapat dicairkan berupa kasih sayang orang tua anda, kesetiaan suami-istri anda, kecintaan dan keshalihan anak-anak anda, prestasi dan pangkat anda yang melonjak, kebaikan tetangga anda, terkabulnya harapan anda, atau yang lainnya.

Begitu pula sebaliknya.

Seorang karyawan BUMN semula ragu dengan hal ini saat mengikuti pelatihan. Ia mencatat rapi uang ia peroleh dari hasil korupsi di perusahaannya.totalnya sebesar 500 juta. Selanjutnya, anaknya yang sedang bepergian di luar negeri terkena narkoba akibat dipaksa teman-temannya. Anaknya harus dirawat di rumah sakit hingga sembuh. Ternyata, total jumlah biaya yang harus dikeluarkan sama dengan jumlah uang yang ia peroleh dari korupsi.

Seorang pegawai melakukan korupsi senilai : 100
Kemudian hal tidak diketahui orang lain senilai : 0
Maka pegawai ini mempunyai tabungan energi negatif sebesar : 100

Tabungan negatif ini akan tetap menjadi miliknya dan suatu saat akan kembali kepadanya dalam bentuk yang lain.

Akhirnya, sejak saat itu sang pegawai BUMN tidak berani korupsi lagi.

Hasan Al Bana, seorang da’I di Mesir 70-an tahun yang lalu, tiba-tiba mengentikan mobilnya. Ia menyapa seorang bapak yang tampak bingung. Ternyata mobilnya mogok karena kehabisan bensin. Al Bana segera mengambil bensil dari mobilnya dan diberikan pada bapak itu, sehingga mobilnya bisa hidup dan bapak itu bisa meneruskan perjalanannya kembali.

Kelak, ketida da’wah Islam yang dipimpin Al Bana menghadapi tribulasi dan tantangan dari pemerintahan Mesih sehingga harus masuk ke pengadilan, seorang hakim secara konsisten terus membela Al Bana dan gerakan da’wah yang dipimpinnya. Haikm itulah orang yang pernah ditolong Al Bana dengan sedikit bensin di sebuah kesunyian jalan.

Terimakasih untuk Brother Priyo….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar