DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Sabtu, 14 Januari 2012

Arah Kita Melangkah

Bilmillaah, walhamdulillaah. Tidak ada daya dan upaya selain atas pertolongan Allah SWT. Saya bersaksi bahwa tidak ada Dzat yang berhak disembah kecuali hanya Allah SWT. Saya bersaksi bahwa Mumammad bin Abdullah adalah benar-benar utusan Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada tauladan hasanah kita, Rasulullah Muhammad SAW, beserta keluarga, shahabat dan seluruh pengikutnya hingga akhir jaman.

Saudaraku yang dicintai Allah,
 
Ada begitu banyak pengguna jalan yang kita jumpai hari ini. Setiap mereka memang berjalan, namun tidak semuanya mempunyai tujuan. Ada yang sekedar berjalan-jalan, ada yang hanya mengisi kekosongan hidup, dan ada juga hanya berlatih mengebut.

Ada juga yang mempunyai tujuan. Namun tidak sedikit yang tidak tahu jalan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan perjalanan. Akhirnya mereka harus banyak bertanya pada orang-orang yang ditemui di setiap persimpangan jalan, tentang jalan yang benar. Bisa jadi mereka akan sampai di tujuan, meskipun waktu yang dibutuhkan menjadi bertambah lama. Atau sebaliknya, mereka kehabisan bekal, bahan bakar dan waktu sebelum tiba di tempat tujuan. Ada seseorang telah tahu tujuannya, tahu jalannya, cukup perbekalannya, namun ia hanya berjalan sendirian. Ketika mobilnya mogok di tengah hutan, ia tidak dapat melanjutkan perjalanan karena tidak ada orang yang membantu mendorong mobil itu.

Maka, kejelasan tempat tujuan, kepahaman akan jalan yang benar, perbekalan yang memadai dan teman perjalanan yang memadai dan teman perjalanan adalah syarat sukses sebuah perjalanan.

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Begitupun hidup kita hari ini. Hidup adalah sebuah perjalanan yang amat panjang. Maka, sudah kita memenuhi syarat-syarat suksesnya? Sungguh, amat panjang bersyukurlah orang-orang yang telah meraihnya. Mereka akan berjalan dengan kenyamanan. Bahkan, mereka akan sangat merasa beruntung mengikuti perjalanan bersama itu.

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Itu semua bukan karena jalan yang dilalui amat menyenangkan, pemandangan yang dilihat amat indah dan suasana perjalanan penuh dengan keringanan. Bahkan, bisa jadi sebaliknya. Jalan yang mereka tempuh mungkin penuh dengan tikungan dantanjakan. Pemandangan yang tampak mungkin tidak selalu indah. Namun, mereka amat mensyukurinya. Ini karena, mereka memahami bahwa perjalanannya adalah perjalanan yang mulia.

Saudaraku,

Arah perjalanan kita hari ini sudah jelas. Kita akan membangun peradaban baru di dunia ini. Jalannya sudah kita pahami. Bangunlah Islam pada dirimu maka akan tegaklah Islam di negerimu. Caranya adalah dengan mentarbiyyah/membina dan membentuk setiap insan yang ada. Mungkin waktunya berpuluh-puluh tahun, namun ini adalah jalan tersingkat untuk mencapai tujuan. Boleh jadi jatah umur kita tidaklah mencukupi untuk meraih tujuan. Namun kelak, teman-teman penerus rombongan perjalanan, semoga adalah siswa, anak, cucu kita, akan mewujudkan impian ini. Wallahu a’lam.

“Katakanlah : Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikuti mengajakmu kepada Allah dengan penjelasan yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf : 108).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar