DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Senin, 06 Juni 2011

Seperti Imannya Ash-habul Kahfi

SEPERTI IMANNYA ASH-HABUL KAHFI


Mengharu biru. Kisah dalam Alqur’an tentang Ash-habul Kahfi diceritakan secara menakjubkan. Kisah para pemuda yang beriman dan memperjuangkannya di hadapan Raja Dikyanus, pemimpin Philadelphia saat itu, di bawah kekaisaran Romawi. “Atau kamu mengira bahwa orang–orang yang mendiami gua dan ar raqim itu, mereka termasuk tanda – tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? “ (QS. Al Kahfi:9)


Saat itu, sekitar satu setengah abad setelah Nabi Isa ‘alaihis salam meninggalkan para pengikutnya yang setia, hawariyyin, ajaran tauhid pun menyebar di kalangan masyarakat umum. Tampilnya kekaisaran Romawi yang menyembah banyak tuhan-tuhan buatan, seperti pemujaan terhadap Jupiter , Apollo, dan penyembahan pada diri kaisar Romawi, membuat pengikut ajaran Nabi Isa ‘alaihis salam harus beriman secara sembunyi – sembunyi. Siapa yang ketahuan beriman tauhid, akan ditangkap oleh tentara kerajaan dan dihukum. Peristiwa ini berlangsung lama dan membuat para pengikut tauhid hampir putus asa. Bilakah pertolongan Allah itu datang ?


Tibalah masa itu. Kaisar Romawi, Andrianus berkunjung ke Philadelphia. Sampai di istana, saat perjamuan malam, Dikyanus memerintahkan setiap yang hadir untuk melakukan pengucapan penyembahan kepada Kaisar. Seorang penasihat Dikyanus yang cakap dan cendekia, dengan tegap berdiri di hadapan kaisar. Sesaat susana hening, kemudian menjadi gaduh saat ia mengucapkan seperti apa yang diabadikan dalam Alqur’an :

“ Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi, kami sekali – kali tidak menyeru tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran.” (QS. Al Kahfi:14)

Tibalah saatnya untuk terbuka. Beberapa pemuda lainnya, yang semuanya adalah para cendekiawan dan pembesar kerajaan, menyatakan beriman juga bersamanya. Tidak hanya itu, momen yang berharga itu pun digunakan oleh para pemuda beriman itu untuk melancarkan da’wahnya kepada yang hadir, sekaligus meruntuhkan kesombongan Kaisar.

Alqur’an mengabadikannya dalam ayat berikutnya :

“ Mereka itu kaum kami yang telah menjadikan tuhan – tuhan (untuk disembah) selain Dia. Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang jelas (tentang kepercayaan mereka) ? Maka siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang mengada – adakan kebohongan terhadap Allah ?.” (QS. Al Kahfi:15)

Bagaimanapun, ucapan seorang cendekia apalagi penasihat raja akan sangat berpengaruh pada pembesar lainnya dan rakyat umumnya. Da’wah yang singkat dan penting ini tentu amat membekas di hati orang yang hadir. Akhirnya mereka ditangkap oleh raja, namun dapat lolos hingga keluar dari kota. Di saat itulah, Allah memberi petunjuk :

“ Dan apabila kamu meninggalkan mereka dari apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan suatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.” (QS. Al Kahfi:16)

Para pemuda itu pun bergegas menuju ke sebuah gua di bukit Angelos dan beristirahat di sana. Subhanallah. Allah menidurkan mereka selama 309 tahun. Sebuah masa yang amat panjang untuk sebuah sejarah hidup manusia. Ketika mereka bangun, dan salah seorang dari mereka pergi ke kota, amat heranlah ia. Suasana kota sudah berubah. Uang perak yang ia bawa dianggap uang kuno masa lalu. Semua rakyat Philadelphia telah beragama tauhid, menyembah Allah SWT.

Kemudian seorang pemuda tadi dibawa ke kerajaan, dipertemukan dengan Raja Theodor. Dengan mengundang ahli sejarah, yakinlah sang raja orang yang dihadapan adalah salah satu dari para pemuda yang lari dari kota menuju gua di Bukit Angelos 3 abad yang lalu.

Akhirnya, semua rakyat Philadelpia hari itu menyaksikan kebangkitan kembali ash-habul kahfi, mereke mendengar nasihat-nasihatnya. Para pemuda itupun menjadi yakin akan pertolongan Allah, sebab mereka sendiri menjadi saksi akan adanya hari kebangkitan.

“ Dan demikianlah Kami mempertemukan manusia dengan mereka agar manusia itu mengetahui bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari Kiamat tidak ada keraguan padanya. “ (QS. Al Kahfi:21)

Bahwa akan ada kehidupan sesudah mati. Bahwa kebenaran yang dulu mereka perjuangkan dengan diam - diam dan pengorbanan, dalam waktu 309 tahun telah menjadi milik semua orang. Sayang, beberapa petinggi kerajaan yang telah bertauhid pun masih memiliki sifat rakus akan dunia. Ia akan menjadikan para pemuda itu sebagai daya tarik wisata, menjadikan gua itu sebagai tempat yang ramai untuk diziarahi, sehingga semakin membuat terkenalnya kota Philadelphia.

Para pemuda pun berdo’a para Allah. Mereka lebih memilih berada di sisi Allah. Mereka kemudian diwafatkan Allah. Riwayat Ash-habul Kahfi telah usai. Namun, kisahnya yang monumental menjadi perbincangan orang hingga masa kini. Menjadi pengingat orang di zaman ini, bahwa dulu pernah ada orang yang ditidurkan Allah selama 309 tahun dan bangun kembali. Bahwa orang – orang yang memperjuangkan kebenaran, dan berjuang dengan langkah yang benar, akan selalu menuai kemenangan baik cepat maupun lambat, seperti yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dalam Alqur’an.

“ Kami ceritakan kisah mereka kepadamu dengan sebenarnya…” (QS. Al Kahfi:13).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar