DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Senin, 23 Mei 2011

Menyongsong Kemenangan

Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Terlintas kenangan masa lalu di sebuah sudut masjid. Rapat – rapat, koordinasi, pembuatan proposal, pembuatan pamflet, penyebaran pamflet ke TK – TK dan masyarakat. Kerja – kerja itu, atas izin Allah SWT, berbuah 15 siswa generasi pertama, yang tercatat di dalam buku induk, menjadi siswa kelas satu SDIT Masjid Agung Kabupaten Sleman. Sebuah karya besar peradaban sudah dimulai. Genderang telah berbunyi. Berliku jalannya, penuh duri dan lubang. Tekanan keadaan, tidak membuat surut langkah – langkah perjuangan.


Hari ini, kalender di ruang kantor telah menunjuk bulan Januari tahun 2009. Anak – anak itu, yang dulunya masih lucu – lucu, polos dengan sifatnya masing – masing, kini telah beranjak dewasa. Hari ini mereka telah berada di kelas 6. Mereka menjadi anak sulung yang mempunyai 160 adik. Pemikiran, karakter, kebiasaan mereka telah banyak berubah. Dan, sebentar lagi mereka akan meninggalkan SDIT tercinta ini. Mereka akan meninggalkan banyak kenangan, ribuan pengalaman, baik suka maupun duka di SDIT ini. Sebuah penggalangan proses kehidupan, dalam kurun waktu 6 tahun, telah mereka torehkan di sekolah ini, sekolah perjuangan.

Visi, misi dan tujuan sekolah yang termuat dalam brosur – brosur pendaftaran siswa baru, harapan dan motivasi orang tua, sebagiannya akan terjawab pada lulusan pertama SDIT Bakti Insani. Apakah betul, sistem Pendidikan Islam Terpadu, mampu menghasilkan lulusan seperti yang diharapkan orang tua di zaman ini?
 

Program sukses kelas 6 telah diresmikan untuk dimulai. Sekian tujuan telah ditancapkan. Muaranya pada pengoptimalan tiga aspek potensi dasar manusia: prestasi akademik, keluhuran akhlaq dan ketrampilan hidup. Maka indikasi keberhasilan proses pendidikan di SDIT ini tidak semata – mata hasil UASBN saja, melainkan juga seberapa banyak hafalan Quran dan haditsnya, sebagus apakah perilakunya, dan setrampil apakah seorang siswa dalam menghadapi dinamika zaman dan problematika kehidupan.

Semua itu tidaklah ditentukan dalam 4 bulan ke depan. Namun, pencapaian semua itu telah dimulai sejak hari pertama mereka masuk sekolah enam tahun yang lalu. Proses pendidikan, semangat guru, motivasi siswa, dukungan orang tua, yayasan dan masyarakat begitu berperan dalam enam tahun penyiapan lulusan angkatan pertama. Hari – hari ini kita memasuki saat – saat akhir proses itu. Maka, ada satu kalimat yang terpatri dalam benak kita : Kita sedang menyongsong kemenangan. Kemenangan orientasi, kemenangan keyakinan, kemenangan proses dan kemenangan kepercayaan.

Profil harapan alumni SDIT Bakti Insani adalah telah mampu membaca Alquran dengan baik, mampu menghafal Alquran juz 30, memiliki jiwa-raga-perilaku yang tangguh dan tahan banting, ketrampilan hidup yang memadai dan nilai UASBN yang optimal. Mampukah itu semua kita wujudkan? Tugas guru dan orang tualah untuk menyempurnakan amal dalam empat bulan ke depan dengan program intensif kelas 6 dan do’a – do’a di akhir malam. Mari, kita songsong kemenangan!. Amin.

[ Adib Nur Aziz, kepala SDIT Bakti Insani ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar