DARI LERENG MERAPI, KAMI SAMPAIKAN SELAMAT DATANG. SELAMAT DAN SEMANGAT BERKARYA.
SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL

Apakah Saudara suka dengan blog ini?

Senin, 23 Mei 2011

Jalan Menuju Olimpiade

Kamis sore menjelang ‘Asyar tanggal 14 Bulan Juni 2007, Pak Agus sudah datang bersama istrinya di rumah kontrakan kami. Hari itu kami sudah janjian untuk jalan – jalan ke Kali Urang sekalian survey lokasi sebagai Panitia Olimpiade SDIT se-DIY – Jateng. Setelah menyiapkan perbekalan, termasuk makanan dan pakaian ganti untuk sikecilku Balqis, kami segera meluncur ke arah Gunung Merapi.



Tidak jauh memang, dari kota Turi tempat kami tinggal, objek wisata Kali Urang dapat ditempuh hanya sekitar 30 menit. Pintu gerbang wisata, yang berada tepat di depan Pondok Pesantren Al Hamidi pun menyapa kami. Setelah membayar tiket masuk, kami menuju ke wisata gardu pandang.

Jalan Kali Urang yang berkelok seperti ular yang sedang tidur. Pohon – pohon tumbuh dengan bebas di setiap jengkal tanah yang amat subur. Bunga – bunga tumbuh mekar sepanjang pandangan. Puluhan penginapan berjajar sepanjang jalan. Bukit Turgo yang menjulang tinggi diselimuti kabut lembut. Hawa udara yang dingin menusuk hingga ketulang – tulang. Sementara para istri bercengkrama sendiri, kami berjalan – jalan melihat keindahan alam. Tidak lupa kami pun sholat ‘Asyar di atas rumput beralaskan kertas koran.

Setelah kedatangan kami, semakin sore wisata gardu pandang semakin ramai dikunjungi anak – anak muda, sepertinya rombongan pelajar SMA dari luar kota. Susana Kali Urang menjelang malam menjadi semakin gelap. Adapun memandang ke selatan, yang ada adalah lampu – lampu kota Sleman dan Yogyakarta yang berkelap – kelip indah dari kejauhan.

Kali Urang menawarkan keindahan alaminya. Besok, 2 minggu lagi kami akan kembali ke sini, bersama siswa kami, tidak hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk berlaga dalam olimpiade dan meraih prestasi tetinggi. Amin.

Di sini, 2 pekan lagi, akan menjadi ajang bertemunya siswa – siswa terbaik dalam mata pelajaran dari SDIT se Jawa Tengah dan DIY. Dan, kami harus hadir di sini, menyaksikan anak – anak itu berjuang meraih mimpinya. 

[ pak guru ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar